INFOJAWATIMUR.COM-Ajang sepak bola paling bergengsi sejagat, Piala Dunia 2026, kini memasuki fase krusial. Setelah menuntaskan laga perdana dengan hasil memuaskan, dua raksasa sepak bola dunia, Argentina dan Prancis, bersiap tampil habis-habisan dalam laga kedua babak penyisihan grup. Kemenangan pada pertandingan ini menjadi harga mati bagi keduanya untuk mengunci satu tiket ke babak 32 besar lebih cepat.
Argentina di Ambang Kepastian
La Albiceleste datang ke Piala Dunia 2026 dengan mentalitas juara bertahan. Setelah memetik kemenangan solid di laga pembuka, pasukan asuhan Lionel Scaloni kini membidik poin penuh untuk memastikan posisi mereka di fase gugur. Fokus utama kini tertuju pada efektivitas lini depan yang diprediksi akan kembali menjadi tumpuan utama.
Kondisi ruang ganti Argentina dilaporkan sangat kondusif. Meski tekanan publik begitu besar, skuad Argentina tampak lebih tenang dan matang dalam menghadapi setiap transisi permainan.
Prancis: Kecepatan dan Kedalaman Skuad
Di sisi lain, Prancis menunjukkan kedigdayaannya sebagai kandidat kuat juara. Dengan materi pemain yang merata di setiap lini, Les Bleus berhasil mendominasi laga perdana mereka dengan gaya permainan high-pressing yang mematikan.
Pelatih Prancis diprediksi akan kembali mengandalkan kecepatan sayap untuk membongkar pertahanan lawan. Kemenangan atas lawan di laga kedua nanti akan menempatkan Prancis di posisi yang sangat nyaman, yakni memuncaki klasemen grup dan memberikan waktu istirahat lebih bagi pemain kunci menjelang babak sistem gugur.
Antusiasme Fans: Menanti Aksi Sang Bintang
Di balik lapangan hijau, antusiasme suporter di seluruh dunia mencapai puncaknya. Di Surabaya sendiri, para pecinta sepak bola sudah mulai menggelar acara nonton bareng (nobar) untuk mendukung tim favoritnya.
Andi (35), seorang penggemar sepak bola di Surabaya, mengaku sangat antusias dengan performa kedua tim ini.
“Argentina punya magis yang selalu ditunggu, tapi secara taktik, Prancis musim ini terlihat lebih efisien. Kalau mereka menang besok, saya yakin babak 32 besar bakal jadi ajang pembuktian sesungguhnya. Saya pribadi sangat menantikan bagaimana pertahanan lawan meredam agresivitas Prancis,” ujar Andi saat diwawancarai di salah satu café di pusat kota.
Hal senada juga diungkapkan oleh Fani (22), pendukung setia Les Bleus.
“Setelah laga pertama, saya optimistis Prancis bisa melaju mulus. Mental juara mereka itu yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kemenangan di laga kedua ini bakal jadi pesan tegas buat rival-rival lainnya,” tuturnya penuh percaya diri.
Ujian Konsistensi
Babak 32 besar merupakan gerbang menuju peta persaingan yang lebih sengit. Bagi tim-tim besar seperti Argentina dan Prancis, lolos ke fase gugur di laga kedua bukan sekadar formalitas, melainkan strategi untuk menjaga rotasi pemain dan menghindari cedera yang tidak perlu.
Dunia kini menanti, apakah sang juara bertahan dan sang finalis edisi lalu mampu mempertahankan tren positif mereka, atau justru kejutan akan lahir dari tim-tim kuda hitam yang siap membalikkan prediksi.
















