Takut Gempa Susulan, Warga Wilayah Bogor Masih Mengungsi

0
17
Takut Gempa Susulan, Warga Wilayah Bogor Masih Mengungsi

INFOJAWATIMUR.com  – Berbagai warga mengungsi pasca gempa berkekuatan 4,6 magnitudo mengguncang Sukabumi lalu sekitarnya pada Kamis, 14 Desember 2023. Warga memilih mengungsi oleh sebab itu takut dengan risiko bencana susulan yang dimaksud berpotensi terjadi.

Komandan Kompi TRC BPBD Wilayah Bogor Hayat Danki menyatakan seusai terjadinya gempa, sejumlah warga yang dimaksud takut untuk kembali ke rumah. Sebab, itu hingga pada saat ini masih terdapat warga yang digunakan berada di area tenda pengungsian.

“Pengungsian masih ada oleh sebab itu warga tiap di malam hari masih khawatir. Tadi di malam hari cuma masih ada gempa susulan berkekuatan 2,1 magnitudo,” kata Hayat melalui keterangan yang mana diterima Tempo, Ahad, 17 Desember 2023.

Berdasarkan data terbaru, total pengungsi berjumlah 463 orang di tempat Kota Bogor. Pengungsi ini masing-masingnya berada di tempat Desa Purwabakti sebanyak 228 jiwa kemudian di dalam Desa Purasari sebanyak 236 jiwa.

“Lokasi pengungsian ini tersebar juga di area beberapa titik pada dekat permukiman warga,” ujar Hayat.

Selain mendirikan tenda pengungsian, personel gabungan BPBD Daerah Bogor mendirikan dapur umum. Terdapat dua titik dapur umum yang tersebut dapat diakses pengungsi. Pendirian dapur umum itu bekerja sejenis dengan Dinas Aspek Kesehatan Daerah Bogor.

“Hingga hari ini cuaca pada wilayah pengungsian terpantau cerah. Jadi kondisi pada tenda masih aman untuk para pengungsi, belum ada keluhan kebugaran dari warga,” kata Hayat.

Pusat Pengendalian Operasi atau Pusdalops BNPB mencatat.dampak kerugian material akibat gempa berkekuatan 4,6 magnitudo yang berpusat di area Sukabumi ini, menyebabkan 18 unit rumah rusak berat pada Kota Bogor. Selain itu, 114 unit rumah rusak sedang juga 444 rumah rusak ringan.

Sedangkan untuk pada wilayah Sukabumi ada 829 jiwa yang terdampak akibat gempa. Dengan kerugian material sebanyak 30 rumah rusak berat serta 74 rumah rusak sedang.

Akibat bencana gempa tersebut, pemerintah terkait dalam Bogor menetapkan status tanggap darurat dengan Nomor 300.2/32/Kep-TD/BPBD selama 16 hari. Masa ini akan berakhir dalam 27 Desember 2023.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here