Berita  

Soroti Karut-Marut MBG, Aktivis Mahasiswa Malang Desak Jabatan Strategis Diisi Figur Kompeten

INFOJAWATIMUR.COM-Gelombang evaluasi terhadap implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir di akar rumput. Di Malang, aliansi mahasiswa dari berbagai elemen menggelar aksi kritis guna menyoroti carut-marut tata kelola program nasional tersebut. Mereka mendesak agar pos-pos jabatan strategis yang mengurusi hajat hidup anak bangsa ini dibersihkan dari kepentingan politik dan wajib diisi oleh figur-figur yang memiliki kompetensi mumpuni.

Gerakan moral yang dimotori oleh elemen mahasiswa di Kota Malang ini memandang bahwa program MBG, yang sejatinya memiliki niat luhur untuk memangkas angka stunting dan meningkatkan kualitas SDM, terancam salah sasaran. Kegelisahan ini dipicu oleh temuan indikasi di lapangan terkait kendala operasional, standarisasi gizi yang belum merata, hingga potensi kebocoran anggaran akibat lemahnya pengawasan.

Merespons kondisi tersebut, para aktivis mahasiswa menegaskan bahwa kunci utama dari keberhasilan program ini terletak pada kapabilitas para pemegang kebijakan di tingkat eksekutif dan operasional.

“Program sebesar dan seluhur Makan Bergizi Gratis tidak boleh dijadikan komoditas politik atau sekadar proyek bagi-bagi jabatan. Pos strategis dari tingkat pusat hingga daerah harus dipegang oleh kaum profesional, akademisi gizi, dan birokrat yang benar-benar kompeten di bidangnya,” ujar salah satu koordinator aksi dalam orasinya.

Need Help? Chat with us